Dimanakah letak fungsi sentral dari perusahaan? Marketingkah, Operasionalkah, Akunting/ Keuangankah, Legalkah, Sumber Daya Manusia kah? Atau fungsi lain?

Tidak ada fungsi sentral di perusahaan, semua berfungsi sinergis satu dengan lainnya. Mungkin terdapat fungsi yang dominan bergantung kepada jenis usaha namun secara umum semua fungsi adalah penting. Dengan tidak menyepelekan fungsi lainnya seperti diulas dalam literature management bahwa apapun bisnisnya keberhasilan usaha tergantung kepada 4M yang utama  yakni Man, Money, Machine dan Methode. SDM, Modal , Mesin dan Metode (sistem),  jika dipadukan dengan baik dipandang akan memberikan hasil positif dan optimal. Ada pula istilah the MAN behind the GUN. Semua bergantung kepada bagaimana mengelola SDM agar dapat secara optimal dan efektif memainkan perannnya dalam mengelola Modal dan Mesin serta menjalankan Metode untuk keberhasilan usaha.

Namun demikian ternyata fungsi pengelolaan SDM ini secara umum masih dipandang sebelah mata oleh dunia usaha. Coba lihat perusahaan kecil bahkan terkadang yang besar-pun masih dirangkap jabatan Fungsi SDM oleh pemegang fungsi KEUANGAN, nama jabatan biasanya Direktur Keuangan & SDM. Maka fungsi SDM sepertinya dianggap mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan dan keahlian tertentu, kelihatannya mungkin demikian. Namun persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di Indonesia saat ini salah satu penyebabnya adalah kurangnya keseriusan perusahaan dalam mengelola SDM dengan menempatkan orang yang tidak kompeten, kurang memahami fungsi SDM, kurang mengetahui peraturan yang berlaku dan memandang manusia mudah diatur dengan UANG.

Padahal pada kenyataannya fungsi SDM adalah fungsi yang paling kompleks, setiap individu adalah unik namun memiliki berbagai hal dan kondisi yang dapat digeneralisir bergantung pada situasi perusahaanya. Perlu pemahaman mendalam terhadap fungsi SDM, peraturan dan situasi serta kondisi perusahaan untuk dapat menyimpulkan peng-generalisasian kondisi SDM di sebuah perusahaan sebagai bahan dalam menentukan kebijakan yang tepat dalam pengelolaan SDM.

Seringkali terjadi perbedaan dan kesenjangan pandangan antara perusahaan dan karyawannya dalam apa yang membuat karyawan dapat optimal bekerja, dan ini yang menjadi penyebab ke-tidak produktif-an dan ketidak puasan karyawan. Kesenjangan dan perbedaan pandangan ini disebabkan oleh pejabat pengelola SDM tidak memahami keinginan dari karyawan sehingga salah menempatkan fokus dan  prioritas kebijakan reward system, punishment, pengembangan, kondisi kerja, dan perlakuan bagi karyawannya.

Semua fungsi yang disebutkan di atas jelas bahwa memiliki SDM yang membutuhkan pengelolaan, dan pemimpin dari fungsi selain SDM mau tidak mau, sadar tidak sadar dalam kegiatannya melekat untuk menjalankan fungsi SDM sehingga ada istilah every manager is personnel manager.
Tetapi hal tersebut tidak berarti bahwa fungsi SDM ini dengan mudah dapat dikelola oleh siapa saja, karena untuk secara keseluruhan mengelola SDM membutuhkan pemikiran, pengetahuan, keahlian dan pengalaman yang kompleks. Pemegang pengelola fungsi SDM akan memikirkan secara komprehensif seluruh unit dan fungsi dan membuat kebijakan untuk dapat digunakan sebagai acuan dan panduan bagi keseluruhan fungsi dalam menjalankan fungsi pengelolaan di unit-nya masing-masing.


Hal lain yang menggelitik dan sebagai indikasi bahwa fungsi Pengelolaan SDM masih dipandang sebelah mata oleh perusahaan adalah sering terjadi pemberian salary (reward ) bagi pejabat maupun Staf-nya pengelola SDM lebih rendah dibanding fungsi lainnya. Menyedihkan…

Comments

Popular Posts